TRIP WISATA SUMATERA
Wednesday, October 29, 2025
SUKU TALANG MAMAK DI RIAU
Tuesday, October 28, 2025
TRIP PERCUTIAN PEKANBARU - SIAK 4D3N
SEJARAH PEKANBARU
Kerajaan Siak Sri Indera Pura
Sejarah berdirinya Kerajaan Siak Sri Inderapura berawal dari dinamika politik dan konflik di dunia Melayu pada abad ke-18. Berikut penjelasan lengkap dan runtutnya ๐
๐ฐ 1. Latar Belakang Sebelum Berdirinya Kerajaan Siak
Sebelum Kerajaan Siak berdiri, wilayah Riau dan sekitarnya merupakan bagian dari Kerajaan Johor-Riau-Lingga-Pahang, kerajaan besar warisan Kesultanan Melayu Melaka.
Namun, pada awal abad ke-18, kerajaan tersebut mengalami perpecahan internal akibat:
- Perebutan kekuasaan antara bangsawan Bugis dan Melayu,
- Campur tangan Belanda dan Inggris,
- Lemahnya kekuasaan pusat kerajaan Johor.
Konflik itu membuat banyak bangsawan Melayu kehilangan pengaruh, termasuk seorang tokoh penting bernama Raja Kecil.
๐ 2. Munculnya Raja Kecil (Pendiri Siak)
Siapakah Raja Kecil?
Raja Kecil adalah seorang bangsawan Melayu dari Minangkabau (Sumatera Barat).
Menurut beberapa sumber sejarah, ia mengaku sebagai putra Sultan Mahmud Syah II dari Johor yang terbunuh secara misterius pada 1699.
Untuk menuntut hak atas takhta Johor, Raja Kecil kemudian menghimpun pasukan dari Minangkabau dan menyerang Johor pada tahun 1717.
Penyerangan Johor
- Tahun 1717, Raja Kecil berhasil merebut tahta Johor dan menjadi Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah I.
- Namun, pemerintahannya di Johor tidak bertahan lama karena muncul perlawanan dari kaum Bugis, yang kemudian berhasil mengusirnya pada 1722.
๐ 3. Berdirinya Kerajaan Siak Sri Inderapura (1723 M)
Setelah kalah di Johor, Raja Kecil dan pengikutnya menyebrang ke Sumatera bagian timur, lalu mendirikan kerajaan baru di tepi Sungai Siak, daerah yang subur dan strategis untuk perdagangan.
Tahun 1723 M ditetapkan sebagai tahun berdirinya Kerajaan Siak Sri Inderapura.
Raja Kecil menjadi Sultan pertama dengan gelar:
Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah I
Nama “Siak Sri Inderapura” berasal dari:
- Siak → nama sungai dan wilayahnya.
- Sri Inderapura → berarti “kota yang makmur dan suci seperti kediaman Dewa Indra”, menggambarkan kejayaan dan kemuliaan kerajaan.
⚙️ 4. Pengembangan Awal Kerajaan
Di bawah Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah, kerajaan ini berkembang cepat karena:
- Terletak di jalur perdagangan internasional Selat Malaka,
- Banyak pedagang dari Arab, India, Cina, dan Eropa berdagang di pelabuhan Siak,
- Menerapkan hukum Islam dan memperkuat budaya Melayu.
Kerajaan Siak juga berhasil memperluas wilayah kekuasaan ke daerah Kampar, Bengkalis, Pelalawan, Rokan, dan sebagian Sumatera Timur.
⚔️ 5. Dinasti dan Penerus Kerajaan
Setelah Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah wafat (1746), takhta diteruskan oleh para keturunannya, di antaranya:
- Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffar Syah (1746–1760)
– Meneruskan ekspansi dan memperkuat hubungan dagang. - Sultan Syarif Kasim I (1864–1889)
– Masa kejayaan kerajaan, pusat pemerintahan makin makmur. - Sultan Syarif Kasim II (1915–1946)
– Sultan terakhir yang berperan penting dalam masa kemerdekaan Indonesia.
๐ 6. Akhir Masa Kerajaan Siak
Ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Sultan Syarif Kasim II segera menyatakan dukungan kepada Republik Indonesia.
Beliau bahkan menyerahkan seluruh kekayaan kerajaan untuk perjuangan nasional.
Dengan tindakan itu, Kerajaan Siak Sri Inderapura resmi bergabung ke dalam NKRI, dan berakhir sebagai kerajaan berdaulat pada tahun 1946.
๐ฏ 7. Peninggalan Sejarah
Hingga kini, peninggalan kerajaan masih dapat dilihat di:
- Istana Siak Sri Inderapura (Istana Asserayah Hasyimiah)
Dibangun tahun 1889 oleh Sultan Syarif Hasyim I — kini menjadi museum. - Masjid Raya Siak, meriam kuno, dan alat musik otomatis “Komet” dari Jerman.
- Naskah dan arsip kerajaan, yang memperlihatkan sistem pemerintahan Islam dan budaya Melayu yang kuat.
๐ชถ Kesimpulan Singkat
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Pendiri | Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah (Raja Kecil) |
| Tahun Berdiri | 1723 M |
| Asal Pendiri | Dari Johor, berlatar belakang Minangkabau |
| Ibu Kota | Siak Sri Inderapura (Riau sekarang) |
| Agama Resmi | Islam |
| Akhir Kekuasaan | Bergabung ke Republik Indonesia (1946) |
Sejarah Singkat Raja Kecil
Raja Kecil (kadang-kadang dieja juga sebagai Raja Kecik) ialah seorang tokoh penting dalam sejarah Johor dan Minangkabau pada awal abad ke-18. Berikut ialah penjelasan terperinci tentang siapa beliau sebenarnya:
---
๐งญ Latar Belakang Raja Kecil
Nama asal: Raja Kecil atau Raja Siak
Asal usul: Dari Pagar Ruyung, Minangkabau (Sumatera Barat sekarang).
Zaman: Sekitar awal 1700-an (abad ke-18).
---
๐ Kisah dan Dakwaan Asal-Usul
Raja Kecil mengaku dirinya sebagai anak Sultan Mahmud Shah II (Sultan Mahmud Mangkat Dijulang) dari Johor yang dibunuh pada tahun 1699.
Menurut dakwaan beliau, ibunya (seorang wanita Minangkabau) mengandung anak Sultan Mahmud yang masih hidup selepas baginda dibunuh.
Setelah dewasa, Raja Kecil menuntut takhta Johor dengan alasan bahawa dialah pewaris sah Sultan Mahmud Shah II.
Namun, ramai sejarawan berpendapat bahawa dakwaan ini tidak benar dan digunakan sebagai alasan politik untuk menuntut kuasa.
---
⚔️ Perebutan Takhta Johor
Pada tahun 1718, Raja Kecil berjaya menyerang dan menawan Johor, menggulingkan pemerintah waktu itu — Sultan Abdul Jalil Riayat Shah IV (bekas Bendahara Johor).
Beliau kemudian menobatkan dirinya sebagai Sultan Johor.
Namun, pemerintahannya tidak bertahan lama — sekitar 1718 hingga 1722 — kerana beliau ditentang oleh anak Bendahara, iaitu Sulaiman Badrul Alam Shah, dengan bantuan orang Bugis.
Akhirnya, Raja Kecil dikalahkan dan berundur ke Sumatera.
---
๐️ Penubuhan Kesultanan Siak
Selepas kekalahannya di Johor, Raja Kecil pergi ke daerah Riau dan kemudian ke Sumatera Timur, di mana beliau menubuhkan Kesultanan Siak Sri Indrapura sekitar tahun 1723.
Kesultanan Siak ini kemudiannya menjadi salah satu kerajaan Melayu yang berpengaruh di kawasan Sumatera Timur hingga abad ke-19.
---
๐ Kesimpulan
Aspek Informasi
Nama Raja Kecil / Raja Siak
Asal Pagar Ruyung, Minangkabau
Dakwaan Anak Sultan Mahmud Mangkat Dijulang (Johor)
Pemerintahan Johor 1718 – 1722
Kerajaan yang diasaskan Kesultanan Siak Sri Indrapura
Akhir hayat Tidak diketahui secara pasti, dipercayai mangkat di Siak
Tuesday, July 1, 2025
TRIP MEDAN - TASIK TOBA - BRASTAGI 5 DAYS 4 NIGHTS
Monday, June 30, 2025
TRIP MEDAN - TASIK TOBA - BRASTAGI 4 Hari 3 malam
Wednesday, June 18, 2025
SEJARAH PAMALAYU DI TANAH BATAK
SUKU TALANG MAMAK DI RIAU
SIAPAKAH SUKU TALANG MAMAK INI? DAN APA KAITANNYA DENGAN MINANGKABAU? Suku Talang Mamak adalah salah satu suku asli (indigenous ...
-
Pesona liburan sumatera utara ( toba - berastagi - medan ) Hari 1 : sumbar - parapat ( ms, mm ) Berangkat hari Padang Sumbar ...
-
RUMAH BOLON, BATAK TOBA - HUTA SIALAGAN Salam pariwisata, Kami dari pesona jejak wisata tour and travel, berkunjung ke Pulau Sa...
-
KERAJAAN MELAYU DELI Kerajaan Melayu Deli adalah sebuah kerajaan Melayu yang pernah berdiri di wilayah Sumatera Timur, khususnya...